Jumat, 29 Januari 2016
UJIAN AKHIR SANAH
Jumat, 16 Mei 2014
Senin, 12 Mei 2014
Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS)
LDKS merupakan pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan, pengorganisasian dan perencanaan program kegiatan serta evaluasi kegiatan.
pelatihan ini merupakan kegiatan untuk mempersiapkan pengurus IP3Df IP4Df yang akan dilantik tahun 2012-2013 Pada LDKS tahun 2012 ini diikuti oleh 184 peserta, dimana sebagian besar pesertanya berasal dari kelas 5
Tujuan dari pelatihan dasar kepemimpinan ini adalah mempersiapkan
kader-kader pengurus baru untuk menjadi calon pengurus baru yang mampu menjadi pemimpin organisasi tersebut beserta unit-unitnya. Kegiatan LDKS dilakukan didalam ruangan dan diluar ruangan dengan memberikan materi-materi dasar kepemimpinan. Materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut diantaranya adalah :
1. Teori Dasar Berorganisasi (Basic Theory to Organize)
2. Dasar-dasar Kepemimpinan (Fundamentals of Leadership)
3. Teknik Komunikasi (communication techniques)
4. Public Speaking
5. Pembuatan program kerja dan Rencana Aksi (Preparation
of work program and Action Plan)
6. Membangun Kerjasama Tim (Team Work Building)
7. Problem solving
8. Paktek Lapangan
9. Games
Pada sesi terakhir dilakukan permainan yang menuntut tingkat keberanian dan kesiapan mental siswa, proses ini terdiri dari 3 tahapan atau pos. Sebelum proses ini dilakukan terlebih dahulu diadakan testimoni dari panitia acara testimoni ini diceritakan tentang bagaimana pengalamanan berorganisasi, pentingnya LDKS, disiplin dan kemandirian. Selanjutnya seluruh peserta diberikan waktu istirahat kurang lebih 15 menit Tepat pukul 00.00 WIB seluruh siswa diwajibkan berkumpul dilapangan upacara, pada proses ini panitia bertugas menguji kesiapan mental dari masing-masing peserta sebelum pemberangkatan ke lokasi tujuan yaitu lapangan bebas yang terdiri dari pesawahan dan perkebunan
Pada pengujian ini setiap peserta harus menyelesaikan tugas
pada masing-masing pos. Pos pertama setiap peserta wajib membuat yel yel kehormatan siswa dan
diulang pada tempat yang telah ditentukan yang disertai
dengan gangguan-gangguan yang sengaja dibuat oleh
panitia. Disini dapat dilihat peserta mana yang mudah terganggu konsentrasinya.
Pada pos kedua setiap peserta wajib membaca teks yang
telah disediakan dan mengitari tempat sesuai dengan ketentuan. Pada pos ketiga setiap peserta wajib mengambil pinnya
masing-masing dalam sebuah wadah yang telah diisi
berbagai binatang melata. Pada pengujian ini peserta
dituntut keberanian dan akal sehat serta mengikuti petunjuk
instrukturnya. Banyak peserta yang merasa ragu dan takut
pada pengujian ini, namun akhirnya semua peserta dapat
menyelesaikan tugasnya dengan baik.
acara kemudian berakhir pukul 05.15.
Selasa, 29 April 2014
PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI PONPES DAARUL FALAH
Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1435 H Bertempat di Aula Ponpes Daarul Falah, peringatan Maulid Nabi yang dilaksanakan pada hari Selasa (04/02).
dihadiri oleh ribuan santri dan wali santri, segenap jajaran Dewan guru pondok pesantren Daarul Falah
dengan penceramah bapak kiyai H. Drs Ahmad Khudlori MM. MPd.
“Dengan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kita tingkatkan kualitas dan semangat belajar untuk menjadi pribadi bangsa yang percaya diri serta bertanggung jawab
merupakan tema yang diangkat dalam peringatan maulid
tahun ini. Tema tersebut sejalan dengan semangat
perubahan yang diemban oleh seluruh santri dan masyarakat pada umumnya
Bapak pimpinan pondok yang sekaligus mubalig pada acara maulid tersebut dalam ceramahnya beliau menekankan pada dua
hal yaitu: urgensi pembangunan sumber daya manusia dan
menjadi pribadi dan bangsa yang percaya diri. Berkaca pada
sosok Nabi Muhammad SAW dengan ajaran, suri tauladan
dan akhlak yang dimiliki, dapat menjadi acuan bagi seluruh santri dan masyarak pada umumnya dalam melaksanakan seluruh aktivitas kehidupan
sehari-hari. Selain itu dapat juga untuk membangkitkan
motivasi agar dapat belajar dengan sungguh-sungguh,
bersemangat dan bertanggungjawab.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW membawa hikmah
bahwa nilai spiritual yaitu keimanan dan ketaqwaan dapat
menjadi landasan lahirnya pribadi yang bermoral, beretos
kerja tinggi serta ulet dalam kondisi apapun
Kegiatan maulid nabi Muhammad SAW dilaksanakan di aula ponpes Daarul Falah mengundang tawa ribuan jamaah yang terdiri dari santri dan wali santri. Ceramah yang beliau sampaikan sangat bagus, lugas dan mudah dipahami oleh para jamaah dan
saya melihat anak-anak sangat menyimak dan antusias,dengan apa yang beliau sampaikan "ujar panitia ustad Taufik yakin. LC . Ketika diwawancarai oleh tim redaksi
Hal ini sangat sejalandengan tujuan dari pelaksanaa dan tujuan dari peringatan maulid nabi yang di selanggarakan oleh panitia yang ingin
membentuk santriawan dan santriawati yang berakhlak mulia danberprestasi dalam bidang akademik dan moral












